cara merawat toilet

Ya, kami mengerti, toilet membutuhkan perawatan yang tinggi. Mereka bisa menjadi sangat kotor. Bagaimanapun, karena pencemaran lingkungan, toilet adalah sumber umum penyakit menular. Agar lebih mudah, berikut 5 cara menjaga kebersihan toilet dan meminimalkan risiko kontaminasi silang. Apakah Anda tahu bahaya toilet Anda?

Tutup penutupnya sebelum dibilas

Peneliti menemukan bahwa dengan setiap siraman, kuman dapat dilepaskan hingga 10 inci di atas dudukan toilet. Ini adalah kuman yang sama yang menularkan penyakit menular. Tak hanya itu, mikroba berbahaya ini bisa hinggap di permukaan toilet saat dibubarkan.

Saat Anda menyentuh permukaan ini, kuman akan berpindah ke tangan Anda. Setelah itu, menyentuh wajah atau makanan dengan tangan yang terkontaminasi berpotensi membuat Anda sangat sakit!

Para ahli menyarankan sebelum pembilasan; tutup penutupnya agar kuman tidak “terbang”. Ini menurunkan risiko Anda terkena kuman berbahaya. Ingatlah untuk mencuci tangan dengan sabun dan air sesudahnya. Lagipula, ada kuman di dalam dan sekitar sisi-sisi tutup toilet!

Jika menurut Anda toilet siram itu bersih, ada kabar buruk untuk Anda. Lebih dari 1 juta bakteri tetap hidup setelah toilet disiram!

Untuk solusi yang mudah dan efektif, gunakan toilet dan pembersih urinal. Pakar kebersihan kamar kecil, Initial, menawarkan sistem sanitiser ganda yang melepaskan dosis efektif cairan pembersih ke dalam air pembilas setiap kali penyiraman diaktifkan. Ini membuat toilet dan urinal Anda bersih dan bebas noda. Selain itu, ini memberikan perlindungan yang ditingkatkan terhadap penumpukan kerak dan bakteri.

Jaga kebersihan kursi toilet

Anda mungkin pernah melihat tanda toilet yang mengingatkan pengguna untuk tidak jongkok di dudukan toilet. Ini mungkin menjijikkan tetapi itu terjadi! Sepatu adalah sarang bakteri berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 96% sepatu mengandung bakteri feses yang dapat menyebabkan infeksi serius termasuk pneumonia dan infeksi saluran kemih.

Cara yang lebih baik untuk menangani dudukan toilet yang tidak bersih adalah dengan menggunakan pembersih dudukan toilet. Initial menawarkan dispenser pembersih dudukan toilet yang dipasang di bilik yang sangat mudah digunakan. Yang harus Anda lakukan adalah membuang cairan pembersih ke selembar kertas toilet dan menggunakannya untuk menyeka dudukan toilet sebelum dan sesudah digunakan.

Cuci tangan hingga bersih dengan sabun dan air sebelum keluar

Apakah Anda menghitung berapa kali Anda menyentuh suatu permukaan setiap kali Anda mengunjungi toilet? Izinkan saya memberi Anda beberapa contoh. Saat Anda masuk, Anda akan menyentuh pegangan pintu. Jika Anda perlu mengangkat tutup dudukan toilet, Anda dapat menggunakan tangan tanpa terlalu memikirkannya. Bagaimana dengan tombol flush yang tak terhindarkan?

Saat Anda keluar dari toilet tanpa mencuci tangan dengan sabun dan air, kuman di tangan Anda dapat menular ke orang lain yang berada dekat dengan Anda. Selain itu, saat Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang terkontaminasi, kuman dapat masuk ke tubuh Anda.

Tahukah kamu? Satu gram kotoran manusia bisa mengandung satu triliun kuman! Feses merupakan sumber kuman termasuk Salmonella dan E.coli yang dapat menyebabkan infeksi dan penyakit serius.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mencuci tangan dengan sabun dan air mengurangi jumlah orang yang sakit diare hingga 30%. Oleh karena itu, jangan melewatkan sabun dan air bahkan saat Anda sedang terburu-buru!

Keringkan tangan sebelum melangkah keluar

Ada perbedaan besar. Penelitian menunjukkan bahwa tangan yang lembap menyebarkan kuman 1.000 kali lebih banyak daripada tangan yang kering! Selain itu, permukaan yang lembab memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi bakteri untuk berkembang biak.

Selain karena terburu-buru, lebih dari 30 persen orang menyebut dispenser tisu kosong sebagai alasan tidak mengeringkan tangan.

Perusahaan kebersihan kamar kecil menyediakan fasilitas seperti dispenser handuk tangan kertas dan pengering tangan toilet untuk membuat pengguna senang. Bagaimanapun, kesan pertama itu penting. Konsultan kebersihan awal dapat mengakses persyaratan kamar kecil Anda dan merekomendasikan solusi pengeringan tangan yang paling sesuai untuk bisnis Anda.

Jaga agar lantai tetap kering

Lantai adalah salah satu tempat teratas di fasilitas kamar kecil untuk tempat berlindung bakteri. Lantai yang basah menimbulkan banyak bahaya. Selain menimbulkan risiko jatuh, lantai yang lembap merupakan lingkungan yang ideal untuk berkembangnya bakteri penyebab penyakit. Bagaimanapun, bakteri berfungsi paling baik di lingkungan yang lembab.

Initial Hygiene menawarkan berbagai alas lantai yang efektif untuk menjebak kotoran dan menjaga lantai tetap kering. Matras Germguardnya dirancang untuk mengurangi perkembangan kuman.

Hubungi spesialis kebersihan Jasa Sedot WC Jombang untuk mengetahui lebih banyak tentang layanan dan solusi kamar kecil profesionalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *